Klik nomor untuk langsung menghubungi kami
Hubungi kami,klik disini
Jual Bibit Tanaman Unggul
Menu
Kategori
Jual Bibit Tanaman Unggul
Jual Bibit Tanaman Unggul
  • Pusat Penyedia dan Penyalur Bibit Tanaman Unggul

AYO!!! gabung menjadi member afiliasi kami di ... klik disini untuk bergabung

Jual Bibit Tanaman Unggul Festival Dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019 Festival Dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019
Reviens Purworejo – Halaman Kantor Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, siang itu terlihat hiruk pikuk kerumunan orang dan aroma Buah Durian tercium menyengat. Ya hari itu, Rabu (20/2) digelar acara tahunan Festival Durian dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019 secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM.

Putri Durian yang diperankan Palupi Anggraeni siap menyambut dengan ramah siapa saja yang ingin berfoto Selfie. Selain lomba durian Festival Durian 2019 kali ini juga dimeriahkan dengan bazar durian, bibit buah dan aneka olahan buah durian yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Festival Dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019

26 Jan 20 09:29:26

Reviens Purworejo – Halaman Kantor Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, siang itu terlihat hiruk pikuk kerumunan orang dan aroma Buah Durian tercium menyengat. Ya hari itu, Rabu (20/2) digelar acara tahunan Festival Durian dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019 secara resmi dibuka oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM.

Putri Durian yang diperankan Palupi Anggraeni siap menyambut dengan ramah siapa saja yang ingin berfoto Selfie. Selain lomba durian Festival Durian 2019 kali ini juga dimeriahkan dengan bazar durian, bibit buah dan aneka olahan buah durian yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

Lomba durian diikuti 33 peserta dari 9 kecamatan di Kabupaten purworejo.
Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM menyampaikan apresiasi yang tinggi atas diselenggarakannya Festival dan Lomba Durian Unggul Kabupaten Purworejo ini.

Bupati berharap kegiatan ini bisa semakin meningkat mutu buah Durian Purworejo karena selama ini masyarakat hanya tahu durian asal Kecamatan Kaligesing saja, padahal durian dari Kemiri, Bener, Loano dan wilayah lainnya juga mempunyai kualitas yang tak kalah bersaing.

“Durian yang sementara waktu ini dikenal yaitu durian Kaligesing, karena durian ini dipetik yang betul-betul masak” tandas Agus Bastian.

Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya agar durian Purworejo benar-benar dikenal dan dicari oleh para penggemar Durian di seantero nusantara bahkan mancanagera.

Salah satunya, melalui kegiatan yang menarik masyarakat luas utamanya penggemar durian, untuk datang dan berpartisipasi dalam Festival Durian Purworejo ini, sehingga bisa menjadi salah satu ikon Kabupaten Purworejo sekaligus ajang promosi sebagai sentra penghasil durian dan produk hortikultura lainnya.


Sekretaris DPPKP Kabupaten Purworejo Sukusnanto, SP dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan bahwa dengan penyelenggaraan festival selain untuk mencari varietas unggul lokal baru juga untuk memperkenalkan produk lokal lainnya.

“Festival ini tujuannya untuk mencari Durian Terbaik setelah durian Sikatap dari Desa Kalitapas, Kecamatan Bener telah kami tetapkan sebagai Durian Terbaik tahun sebelumnya. “ kata Eko Anang, Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo.

Durian Si Katap telah memiliki hak paten yang telah dikeluarkan oleh Menteri Pertanian pada tahun 2018, sebagai Durian Unggulan asli Purworejo. Rasanya manis agak pahit getir sedikit, legit, dagingnya kuning dan tebal sehingga biji buahnya kecil dan tipis.

Kriteria penilaiannya antara lain bobot buah, bentuk buah, warna kulit, tekstur, serat, kematangan, serta warna daging buah. Ukuran biji, aroma, rasa, hingga keunikan juga masuk dalam penilaian. Berbagai nama unik tampil dalam festival tahun ini. Durian Curug usia pohon 200 th tinggi 40 m, Durian Slengeb umur pohon 280 th tinggi 20 m , Durian Glagah Indah umur 100 th tinggi 30 m dan peserta lain Sining Sijo Renggeh, Sisri, Songkel Laos, Kidang dan S. Namun dari sekian banyak nama unik itu, keluar sebagai sebagai Juara adalah , Gajah Mada Juara I, dan Si Denok Juara II, dan Gatotkaca Juara III.

“Untuk peserta tahun ini lebih banyak daripada tahun lalu. Durian lokal Purworejo sebenarnya masih banyak jenis lain namun tidak semua ikut festival hari ini. Juaranya dapat uang pembinaan dan tropi. Terus yang jadi pemenang nanti juga akan kami daftarkan ke Kementrian Pertanian agar bisa dipatenkan juga dan bibitnya akan kami budidayakan,” imbuhnya.

 

Durian dengan nama Gajah Mada dan Si Denok dari Dukuh Plaosan, Desa Blimbing, Kecamatan Bruno yang pohonnya sudah berumur ratusan tahun dinyatakan sebagai juara 1 dalam gelaran tersebut. Sang pemilik, Euis Wijayanti, sedang Juara 2 Durian Si Denok milik Budi Lestari (34) berharap agar nantinya durian ini bisa jadi ikon baru Purworejo.

Festival ini juga mengakomodir stand yang menawarkan berbagai hasil kebun, durian berkualitas, kuliner serba durian, hingga berfoto selfie dengan Putri Durian. Salah satu stand yang menarik adalah yang dikelola oleh para aktifis Kelompok Wanita Tani Ngudi Rejeki asal Kelurahan Sucen Jurutengah Kecamatan Bayan yang menampilkan produk olahan kudapan dan minuman dari Buah Durian.

“Ini inovasi kami dengan membuat olahan berbahan Buah Durian yakni Brownies Durian, Pancake Durian, Ketan Durian dan Aneka Minuman seperti Sup Buah Durian!” kata Karlina Tyas dan Rufingah berbarengan.(agam)

©2017 E-bibit All right reserved   Developed by javwebnet